Indonesia’s PT Semen Jawa works with health department to support students as ‘Sanitary Health Ambassadors’

Sukabumi, Feb 9, – PT Semen Jawa, as a subsidiary of SCG with 3 business units, cement-building materials, chemicals, and packaging, held a Health Ambassador drive at Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqomah, Sukabumi, West Java.

The event was in collaboration with the Sukabumi District Health Office, and invited the students to gain practical knowledge in creating clean sanitary and learn more about toilet hygiene, knowledge that they can apply daily at school and in their neighbourhood.

It is part of PT Semen Jawa’s efforts to support the government in the scheme of Accelerated Development of Sanitation of Settlements (PPSP) run by districts/cities throughout Indonesia. The programme is set to last until 2019.

Photo Captions:-
Foto 1: Paramate Nisagornsenselaku selaku VP Regional Business of SCG Cement – Building Materials memberikan sertifikat kepada perwakilan SCG Duta Sehat. Para SCG Duta Sehat ini telah mendapatkan pembinaan dan penyuluhan dari para sukarelawan yang berasal dari karyawan PT Semen Jawa tentang Sanitari Bersih dan Sehat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Foto 2: Paramate Nisagornsenselaku selaku VP Regional Business of SCG Cement – Building Materials (kelima dari kanan), didampingi oleh Nantapong Chantrakul – Country Director SCG Indonesia (ketiga dari kanan), dan pejabat daerah Kabupaten Sukabumi bersama-sama meresmikan toilet di Pondok Pesantren Terpadu Al-Istiqomah yang telah selesai dibangun oleh PT Semen Jawa. Program renovasi toilet yang dilakukan PT Semen Jawa merupakan salah satu upaya PT Semen Jawa selaku pihak swasta untuk mendukung pemerintah dalam skema Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) yang telah dijalankan oleh kabupaten/kota di seluruh Indonesia hingga 2019.
Foto 3: Setelah mendapatkan penyuluhan dan pembinaan untuk memerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta telah dinobatkan sebagai SCG Duta Sehat yang diharapkan dapat menularkan dan mengajarkan PHBS kepada lingkungan dan orang sekitar, para siswa mempraktikan salah satu dari PHBS yaitu 7 langkah mencuci tangan yang baik, sesuai dengan standar kesehatan.
Foto 4: Salah satu karyawan PT Semen Jawa yang menjadi sukarelawan dalam pembinaan dan penyuluhan SCG Duta Sehat tengah memaparkan materi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Para sukarelawan tersebut sebelumnya telah mendapatkan bimbingan ToT (Training of Trainers) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk menyampaikan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada para siswa. Usia sekolah bagi anak merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Oleh karenanya, PHBS menjadi sebuah kewajiban yang harus dijalankan di sekolah.

Share This:

Send a Comment

Your email address will not be published.